Teknologi

[Teknologi][slideshow]

Olahraga

[Olahraga][slideshow]

Bisnis

[Pengetahuan][stack]

blogger

[Blogger][btop]

adsense

[Adsense][grids]

Pengertian Terminologi Dasar

Pengertian Terminologi Dasar - Menurut pendapat Zumain bahwa secara umum gaya adalah merupakan suatu dorongan atau tarikan yang diberikan pada suatu benda sehingga menyebabkan benda dapat bergerak. 
Gaya dapat juga dihasilkan oleh elektromagnet, gravitasi ataupun kombinasi dari gaya fisik lainnya. Adapun gaya sendiri mempunyai suatu satuan, yang diberi nama newton (N).

Untuk rumus gaya adalah sebagai berikut :
  • F = m.a
  • Dimana :
  • F : Gaya (N)
  • m : massa benda (kg)
  • a : percepatan
Gaya yang dipakai pada motor listrik adalah gaya elektromagnet.

Menurut Hendrik Antoon Lorentz bahwa untuk besarnya gaya magnet adalah sebanding dengan kuat medan magnet, kuat arus listrik dan panjang kawat. Untuk pengertian tersebut dapat dijelaskan, bahwa gaya elektromagnetik adalah merupakan gaya yang bekerja pada konduktor, apabila arus mengalir pada konduktor didalam medan magnet. 

Arah pada gaya elektromagnetik dapat diumpamakan dengan kutub U dan S pada magnet yang ditempatkan berdekatan antara satu dengan yang lainnya dan konduktor diletakan di tengahnya yang kemudian arus listrik dialirkan melalui konduktor. 

Garis-garis gaya magnet diatas konduktor adalah lebih kecil, karena fluksi magnet yang dihasilkan oleh magnet arahnya berlawanan dengan arah fluksi yang dihasilkan oleh arus magnet. 

Tetapi sebaliknya garis garis gaya magnet dibawah konduktor akan lebih besar, karena disebabkan oleh arahnya yang sama (searah). Karena garis gaya magnet bekerja serupa dengan sabuk karet, maka garis gaya magnet cenderung akan menjadi lurus. 

Tendensi ini dibawah konduktor lebih kuat daripada diatasnya sehingga konduktor terdorong keatas
Gaya elektromagnet dapat dinyatakan sebagai berikut :
F = B.I.1
Dimana B = kuat medan magnet (Wb/m2
) I = Arus yang mengalir pada lilitan motor (A) 1 = panjang kawat lilitan (m).
Pernyataan diatas sering disebut sebagai hukum Lorentz, dan gaya elektromagnet yang ditimbulkan disebut dengan gaya Lorentz.

2. Torsi
Menurut pendapat darti Efrizon umar bahwa torsi atau momen puntir adalah besaran yang ditimbulkan oleh sebuah gaya terhadap sumbu putar yang dapat memberikan pengaruh terhadap perubahan gerak rotasi pada sebuah benda yang dapat menyebabkan suatu objek dapat berputar.
Berdasarkan aturan tangan kiri Fleming’s maka rumus gaya diatas dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai berikut:
  • T = B.I.1.r.Z
  • Dimana:
  • T = Torsi (Nm)
  • r = jari jari armature m
  • Z = jumlah lilitan armature yang aktif
Menurut pendapat Zumain bahwa dengan rumus tersebut dapat untuk menghitung jumlah lilitan armature pada torsi motor. Sebagai contoh pada torsi motor, yaitu dalam penggunaan kunci-kunci pembuka atau pengencang baut. 

3. Kecepatan 
Kecepatan adalah jarak yang ditempuh benda/orang dibagi dengan dibagi dengan waktu atau dirumuskan sebagai berikut :
Pada umumnya kecepatan dilambangkan dengan satuan km/jam, seperti contoh sebuah mobil berjalan dari A menuju tempat B yang berjarak 30 km. Mobil tersebut berangkat dari kota A pukul 09.00 dan sampai di kota B pukul 10.00. Jadi kecepatan yang ada pada mobil sebesar 30 km/jam.

Untuk konsep dalam motor DC digunakan kecepatan putar, yaitu kecepatan benda yang bergerak secara berputar dan dapat menyelesaikan satu putaran penuh.

Kecepatan putar suatu benda, umumnya dinyatakan dalam putaran per menit (RPM – Revolution Per Minutes). Hal tersebut
seperti dijelaskan oleh Zumain bahwa suatu benda yang berhasil melakukan 20 kali dalam satu menit mempunyai kecepatan 20 RPM.

Tidak ada komentar: